Find us on Facebook

Jumat, 05 Juli 2013

Jokowi : Rusun sewa cuma 200ribu/bulan untuk buruh sudah bisa dipesan

VIVAnews - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, meresmikan peletakan batu pertama pembangunan rumah susun sewa khusus buruh di Rawa Bebek, Jakarta Timur, Selasa 4 Juni 2013.

Jokowi menyatakan, para pekerja yang ingin menghuni rusun ini sudah dapat mulai mendaftar walaupun saat ini pembangunannya baru dimulai. "Jangan sampai saat selesai nanti bingung siapa yang mau mengisi," kata Jokowi di Rawa Bebek, Jakarta Timur.

Mantan Walikota Solo ini menjelaskan, nantinya rumah susun yang dibangun oleh Kementerian Perumahan Rakyat ini akan dikelola seperti swasta agar jelas dan transparan. Ia juga memastikan pengelolaan manajemen seperti perusahaan swasta untuk memastikan pembangunan tidak mangkrak.

Jokowi mengatakan buruh yang ingin menghuni rumah susun sewa akan dipungut Rp200 ribu per orang. Setiap kamar nanti akan terdiri dari empat tempat tidur. Menurut Jokowi, pekerja manapun dapat menghuni rusun asal bekerja di Jakarta.

Menurutnya, rusun sewa ini memang ditunjukkan untuk para pekerja dan dibangun oleh Kemenpera. "Saya kira rusun untuk pekerja tidak harus memakai KTP Jakarta, karena yang bangun Menpera sehingga bebas. Tetapi kalau rusun DKI Jakarta yang bangun yang tinggal harus memiliki KTP DKI Jakarta," paparya.

Pemprov DKI juga akan mempermudah persyaratan untuk bisa menghuni rumah susun tersebut. Kata dia, tidak ada persyaratan khusus supaya bisa menghuni rumah susun itu. "Kami simpel-simpel sajalah," ucapnya

Jokowi menambahkan saat ini Pemprov DKI sudah membuat Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah Dinas Perumahan untuk pengelolaan rusun Rawa Bebek.

Untuk diketahui, Rumah Susun Rawa Bebek adalah rumah susun yang dihibahkan dari Kementrian Perumahan Rakyat kepada Pemprov DKI. Pada tahap pertama ini akan dibangun sebanyak enam tower.

ShareThis